I hate shipping war. Karena itu aku pingin banget mengangkat topik ini sekarang. Mendidih banget darahku rasanya, jadi lebih baik aku tuangkan unek-unek di sini kan ya? Sekaligus untuk menerangkan betapa bodohnya shipping war dan kenapa itu justru bisa menghancurkan sebuah cerita yang bagus dan menciptakan komunitas yang toxic.
Aku pribadi juga penggemar romance dan shipping. Aku punya beberapa OTP yang aku ship banget, tapi aku gedek banget sama perang penggemar yang terjadi gara-gara masalah ini.
Contohnya, ship war kubu Arima Kana versus Kurokawa Akane dari anime Oshi no Ko.
Bagi yang aktif di dunia per-anime-an pasti tau anime ini kan? Booming banget akhir-akhir ini, bahkan disebut-sebut sebagai salah satu the best anime in 2023.
Aku udah ngikutin manganya sebelum animenya keluar. Dan, meski sebelumnya aku seneng karena bisa ngeliat adaptasi dari salah satu manga baru kesukaanku, ada satu hal yang aku takutin, mengingat tema cinta segitiga yang cukup kental. Fan war. Dan ya, emang kejadian.
Setiap orang punya kesukaan masing-masing. Aku pun juga, tim Kana sejak awal. Tapi aku kesel banget setiap ngeliat orang ngejelekin preference yang berlawanan dengan mereka. Akane alat lah, Kana gak guna lah.
Karena itu aku gak suka love triangle. Biasanya hal kayak gini bikin penggemar toxic jadi makin menjadi-jadi karena terobsesi sama tokoh favoritnya, sampai ngejelek-jelekkin karakter lain. Saking toxicnya, mereka juga mengabaikan character development dari karakter yang mereka gak suka, fokus pada bagian-bagian yang disimpel-simpelin dan diambil out of context, sehingga karakter itu keliatan lebih buruk.
Perkara ini juga bikin cerita Oshi no Ko yang kompleks jadi keliatan kayak cerita romance dangkal, sekadar ngeributin siapa yang bakal 'menang' di akhir. Sayang banget banyak fans yang sekadar peduli soal ship-ship-an sampai mengabaikan inti ceritanya, bahkan denial dengan fakta-fakta yang sudah disampaikan dalam manganya.
Aku juga gak suka karena mereka seolah mengobjektifikasi kedua cewek potential love interest Aqua. Seolah-olah Kana dan Akane eksis cuma untuk ngerebutin cintanya Aqua. Seolah-olah mereka itu sekadar tropi pajangan.
Padahal mereka berdua punya karakter yang menarik, kepribadian yang berbeda, passion yang kuat di dunia akting, dan perkembangan tersendiri dalam alurnya. Dan setelah sebegitu dalam dan hati-hatinya karakter keduanya dibangun, mereka malah diperlakukan kayak objek begini?! The disrespect...
Intinya sih aku cuma mau bilang, terserah kalian mau dukung ship yang mana. KanaxAqua, AkanexAqua, ataupun AquaxTherapy. Asalkan bukan Ruby (dan siapapun yang nyinggung chapter terbaru, don't even get me started;D) Tapi gak perlu berlaku toxic sampai ngejelekin satu karakter demi membuat karakter kesukaan kalian keliatan lebih baik. Itu cuma bakal bikin orang lain ilfeel dan mungkin malah jadi gak suka sama karakternya (aku pernah ngalamin;).
Jangan bikin komunitas animanga-nya jadi keliatan jelek dan bikin fans yang lain jadi gak nyaman. Kalo ada perbedaan, ya hargai aja. Gak perlu maksain pendapat. Let's all live peacefully despite the difference, okay?

0 Komentar